PT Brantas Perkuat Standar ISO di Proyek RSUD Boltim, K3 dan Mutu Jadi Perhatian Utama

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timurtotabuan.com BOLTIM — PT Brantas Abipraya menegaskan komitmennya untuk menjadikan keselamatan kerja dan mutu konstruksi sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan proyek pembangunan RSUD Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan ISO Management Keselamatan Konstruksi dan ISO Management Mutu secara konsisten di lingkungan proyek. Standar tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses pekerjaan berlangsung aman sekaligus menghasilkan konstruksi dengan kualitas terbaik.

Site QHSSE Manager PT Brantas Abipraya Proyek RSUD Boltim, Reinalldy mengatakan aspek keselamatan menjadi perhatian penting dalam setiap aktivitas pekerjaan di lokasi proyek. Seluruh tenaga kerja diwajibkan memenuhi ketentuan keselamatan kerja, termasuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan jenis dan risiko pekerjaan.

“Semua tenaga proyek wajib memenuhi aspek APD dan APK. Keselamatan pekerja menjadi bagian penting yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan pekerjaan,” ujar Reinalldy.

Selain APD, PT Brantas juga memastikan ketersediaan Alat Pelindung Kerja (APK) di lingkungan proyek. Berbagai fasilitas pendukung keselamatan disiapkan, di antaranya rambu-rambu K3, barikade, safety net dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Menurut Reinalldy, seluruh pekerja yang terlibat dalam proyek juga mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja selama menjalankan aktivitas di proyek.

Di sisi lain, PT Brantas tidak hanya fokus pada keselamatan, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga. Penerapan ISO Management Mutu dilakukan sebagai bagian dari pengendalian kualitas pada setiap tahapan pekerjaan.

“Yang paling penting, kami menjaga hasil pekerjaan dengan mutu yang terbaik,” tegas Reinalldy.

Penerapan standar keselamatan konstruksi dan manajemen mutu tersebut diharapkan dapat memastikan pembangunan RSUD Boltim berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menghasilkan bangunan dengan kualitas yang baik dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Bupati Oskar Manoppo Perkuat Komitmen Investasi Boltim di Forum RIRU Sulut 2026

PT Brantas menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan kualitas hasil konstruksi merupakan dua aspek yang berjalan beriringan dalam pelaksanaan proyek RSUD Boltim.(DM)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pilsang Boltim 2026 Resmi Bergulir, Oskar Manoppo Minta Demokrasi Desa Tetap Sejuk
Dituding Langgar Regulasi, Brantas Abipraya Tegaskan Legalitas Lahan dan Akses Proyek RSUD Boltim
Teken Kesepakatan Antikorupsi, Oskar Manoppo Tekankan Transparansi Anggaran
Perkuat Pengawasan Program Perumahan, Bupati Oskar Bangun Sinergi dengan Kejati Sulut
Buka Lapangan Kerja di Boltim, Bupati Oskar Minta PT ASA Beri Ruang bagi Warga Lokal
Pasang Papan Larangan di HPT Mintu, KPH Unit II Tegaskan Kawasan Hutan Bukan untuk Diduduki Sembarangan
KUD Nomontang Gelar Konsultasi RIPPM 2027, Serap Aspirasi untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
Bupati Oskar Pimpin Rakor Forkopimda Boltim, Cuaca Ekstrem hingga PETI Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Pilsang Boltim 2026 Resmi Bergulir, Oskar Manoppo Minta Demokrasi Desa Tetap Sejuk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:46 WITA

Dituding Langgar Regulasi, Brantas Abipraya Tegaskan Legalitas Lahan dan Akses Proyek RSUD Boltim

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:48 WITA

Teken Kesepakatan Antikorupsi, Oskar Manoppo Tekankan Transparansi Anggaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Perkuat Pengawasan Program Perumahan, Bupati Oskar Bangun Sinergi dengan Kejati Sulut

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:51 WITA

Pasang Papan Larangan di HPT Mintu, KPH Unit II Tegaskan Kawasan Hutan Bukan untuk Diduduki Sembarangan

Berita Terbaru