TimurTotabuan.com Boltim-Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) membuktikan bahwa kepedulian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Boltim dimanfaatkan bukan sekadar untuk seremoni, melainkan menghadirkan aksi nyata melalui program ASN Berbagi yang menyentuh langsung masyarakat kurang mampu dan penyandang disabilitas.

Dipimpin langsung Bupati Boltim Oskar Manoppo, SE., MM., bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) turun ke tiga kecamatan, yakni Modayag Barat, Modayag, dan Mooat, Selasa (14/7/2026), untuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Program tersebut menjadi simbol bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Melalui keterlibatan langsung para ASN, Pemerintah Kabupaten Boltim ingin menanamkan nilai gotong royong, empati, serta semangat melayani sebagai bagian dari budaya birokrasi yang humanis.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa keterbatasan anggaran akibat efisiensi tidak menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, pemerintah terus bekerja keras mencari peluang dan dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan di Boltim tetap berjalan.
“Di tengah efisiensi ini kami terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan kementerian agar pembangunan tetap berjalan. Alhamdulillah, bulan lalu saya bersama Pak Sekda mengikuti penandatanganan kontrak pembangunan fisik rumah sakit senilai Rp135 miliar. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras pemerintah daerah mulai membuahkan hasil,” ujar Oskar.
Selain memastikan pembangunan sektor kesehatan terus berjalan, Bupati juga menyampaikan optimisme terhadap proyek strategis nasional panas bumi (geothermal) di Kecamatan Mooat yang diproyeksikan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, investasi tersebut akan membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memberikan tambahan pendapatan daerah melalui royalti.
“Insya Allah tahun ini geothermal Mooat mulai beroperasi. Dampaknya bukan hanya membuka kesempatan kerja bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah. Kalau semua berjalan dengan baik, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan,” katanya.

Di hadapan masyarakat penerima bantuan, Oskar mengingatkan agar nilai bantuan tidak diukur dari besar kecilnya, melainkan dari ketulusan pemerintah untuk terus hadir dan berbagi dengan masyarakat.
“Jangan melihat dari besar kecilnya bantuan ini. Yang paling penting adalah pemerintah hadir dan peduli kepada masyarakat. Kepedulian inilah yang terus kami jaga agar masyarakat merasakan bahwa pemerintah selalu bersama mereka,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar terus menjaga kedisiplinan sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Argo V. Sumaiku mengatakan program ASN Berbagi merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Boltim dalam membangun pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Semoga program ini membawa berkah bagi kita semua. Walaupun pemerintah sedang menghadapi efisiensi anggaran, perhatian kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Kepedulian terhadap warga, terutama penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan, akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar Argo.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boltim tengah mempersiapkan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Saat ini regulasi sebagai dasar pelaksanaan Pilkades sedang disusun dan akan segera dibahas bersama DPRD.
Ia mengimbau para camat, sangadi, serta masyarakat yang berkeinginan mengikuti kontestasi Pilkades agar mulai mempersiapkan diri sesuai ketentuan yang berlaku.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Boltim Ny. Deisi Mokoginta yang mewakili Ketua TP-PKK Ny. Rosita Manoppo-Pobela, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Modayag Bersatu, para sangadi, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Melalui program ASN Berbagi, Pemerintah Kabupaten Boltim ingin memastikan bahwa semangat peringatan HUT ke-18 daerah tidak hanya dirasakan dalam bentuk perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menghadirkan harapan, kepedulian, dan kebersamaan bagi masyarakat yang membutuhkan.(Dm)







