Timurtotabuan.com BOLTIM — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, S.E., M.M., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boltim untuk mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pengembangan proyek panas bumi (geothermal) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Kecamatan Mooat.
Hal tersebut disampaikan Oskar saat menghadiri sosialisasi pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dalam rangka mendukung pengembangan proyek geothermal tersebut. Dalam tahapan pengadaan tanah, tercatat sebanyak 43 pemilik lahan.
“Anak-anak kita yang sedang kuliah, ketika selesai nanti, kita harapkan bisa bekerja di geothermal. Pemerintah daerah akan mendorong dan memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai mekanisme, kebutuhan dan kompetensi yang dipersyaratkan,” tegasnya.
Oskar mengatakan, kesiapan sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini melalui pendidikan dan peningkatan kompetensi. Ia juga menyebut adanya program beasiswa dari PGE yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas generasi muda Boltim.
“Kalau kita ingin anak-anak daerah kita masuk dan bekerja di perusahaan, maka mereka harus kita persiapkan dari sekarang. Pendidikan menjadi kunci. Karena itu, peluang beasiswa dan peningkatan kompetensi harus dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, masyarakat Kecamatan Mooat berharap kehadiran proyek geothermal tidak hanya menjadi investasi di sektor energi, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui peluang kerja, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Dalam persiapan menuju penetapan lokasi proyek, Gubernur Sulawesi Utara mendelegasikan kepada Bupati Boltim untuk membentuk Tim Persiapan Penetapan Lokasi.
Tim tersebut diketuai Sekda Boltim Moh. Iksan Pangalima, dengan Asisten I Hendra Tangel sebagai sekretaris. Anggotanya terdiri dari Kasat Pol PP Iklas Pasambuna, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Haris Pratama Sumanta serta Bagian Hukum Pemkab Boltim.
Tim ini akan menjalankan tahapan pengadaan tanah hingga penetapan lokasi sesuai ketentuan, sekaligus memastikan adanya kepastian bagi masyarakat dan para pemilik lahan.(Dm)







