TimurTotabuan.com Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus memperkuat sinergi dalam pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa. Hal tersebut terlihat saat Bupati Boltim, Oskar Manoppo SE MM, menerima kunjungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulawesi Utara, Rabu (06/05/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH, bersama Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Ir Stefanus B.A.N. Liow MAP, yang juga anggota DPD RI.
Kegiatan yang berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Boltim itu dihadiri seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Boltim dan menjadi wadah mempererat koordinasi antara pemerintah daerah, ABPEDNAS, serta unsur kelembagaan desa.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kunjungan jajaran pengurus DPD ABPEDNAS Sulut bersama DPC ABPEDNAS Boltim. Ia menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting karena merupakan agenda perdana ABPEDNAS di Kabupaten Boltim sejak terbentuk.
“BPD memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan mampu menyerap aspirasi masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Pimpinan Wilayah BULOG SulutGo atas kontribusinya melalui program “ABPEDNAS Peduli Pangan” yang turut membantu masyarakat desa.
Pada kesempatan itu turut dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan kartu tanda anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang dipimpin Hamka Pontoh.
Selain menyoroti penguatan kapasitas BPD, Bupati juga mengajak seluruh elemen desa termasuk Koperasi Desa Merah Putih dan pengurus SPPG untuk terus membangun kolaborasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan desa berkelanjutan.
“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan desa sebagai bagian dari percepatan pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Ir Stefanus B.A.N. Liow, menjelaskan bahwa program-program ABPEDNAS selaras dengan visi pembangunan desa yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui konsep Asta Cita.
Ia menyebut sejumlah program prioritas ABPEDNAS di antaranya Jaga Desa, Jaga Dapur, Jaga Indonesia Pintar, Jaga Lingkungan, hingga Jaga Pemilu dan Pilkades.

Di sisi lain, Kajati Sulut Jacob H. Pattipeilohy menegaskan bahwa Kejaksaan hadir sebagai mitra strategis bagi pemerintah desa dan masyarakat.
“Kejaksaan bukan untuk ditakuti, tetapi hadir untuk mendampingi desa agar seluruh potensi dapat dikelola dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Kajati.
Ia juga berharap BPD mampu menjadi garda terdepan dalam membangun komunikasi dan penyelesaian persoalan hukum di tingkat desa sebelum berkembang lebih jauh.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Boltim, unsur Forkopimda, jajaran OPD terkait, para camat, kepala desa, serta ratusan anggota BPD se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.(DM) Adv







