TimurTotabuan.com JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus bergerak memperkuat fondasi keuangan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, melalui audiensi bersama Tim Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jumat (30/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Jakarta itu turut dihadiri Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Samsurizal Korompot. Audiensi difokuskan pada pembahasan kebijakan perimbangan keuangan pusat dan daerah, terutama yang berkaitan dengan skema Dana Transfer ke Daerah.
Dalam dialog tersebut, Bupati Oskar Manoppo menekankan bahwa daerah membutuhkan dukungan fiskal yang kuat dan berkeadilan agar pembangunan dapat berjalan optimal serta menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, kebijakan transfer fiskal dari pemerintah pusat harus selaras dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi daerah, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan sekaligus peningkatan kualitas layanan publik.
“Audiensi ini menjadi bagian dari ikhtiar kami agar kebijakan perimbangan keuangan pusat dan daerah berjalan searah. Dengan begitu, pembangunan di daerah bisa lebih maksimal dan berdampak langsung pada masyarakat,” ungkap Oskar.
Ia juga menegaskan bahwa komunikasi aktif dan koordinasi berkelanjutan dengan DJPK Kementerian Keuangan merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang sehat, transparan, dan akuntabel.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Boltim berharap terjalin sinergi yang semakin solid dengan Kementerian Keuangan, khususnya DJPK, demi memperkuat kapasitas fiskal daerah dan memastikan pembangunan di Boltim tetap sejalan dengan kebijakan fiskal nasional.(DM)







